Ketua DPRK Nagan Raya yang Digerebek Istri Terancam Hukuman Cambuk

Digerebek Istri
Ketua DPRK Nagan Raya yang juga Ketua PPP kabupaten setempat digerebek bersama selingkuhannya di rumah dinas. [Foto: Dok warga/Rahasiaumum.com]

Sukamakmue. RU – Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Aceh menerima pelimpahan penanganan laporan dugaan tindak pidana khalwat yang dilakukan Ketua DPRK Nagan Raya berinisial MRR dengan seorang perempuan berinisial NB di kamar rumah dinas.

Kasus ini awalnya dilaporkan ke Polres Nagan Raya oleh istri MRR berinisial IK yang melakukan penggerebekan pada Rabu malam, 28 Oktober 2026, di rumah dinas DPRK Nagan Raya.

IK memasukkan laporan polisi pada Kamis (29/10/2026) dengan nomor perkara: LP/B/135/X/2026/SPKT/Polres Nagan Raya/Polda Aceh. “Saat ini penanganannya sudah dilimpahkan ke Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Aceh,” kata  Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto.

MRR yang juga menjabat Ketua PPP Nagan Raya itu, bersama wanita selingkuhannya bakal dijerat Pasal 23 Ayat (1) Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, dengan ancaman hukuman berupa cambuk paling banyak 10 kali, denda paling banyak 100 gram emas murni, atau pidana penjara paling lama 10 bulan.

Kronologi Penggerebekan

Kasus itu bermula pada Rabu, 28 Oktober 2026, saat IK, istri MRR, pulang ke rumah dinas di pendopo DPRK Nagan Raya.

Namun, dari kamar utama yang ditempati suaminya itu terdengar suara musik dan percakapan suaminya dengan seorang perempuan.

IK pun memaksa masuk ke dalam kamar dengan mendobrak pintu lemari khusus tempat menyimpan pakaian dan aksesoris, dan mendapati seorang perempuan yang diketahui berinisial NB dengan posisi berdiri sambil menundukkan kepala.

MRR dan NB kemudian diserahkan kepada polisi bersama barang bukti berupa: satu stel pakaian piyama berwarna putih bermotif bunga berwarna kuning.(TH05)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...