Pemerintah Tertibkan Penambangan Ilegal di Geumpang

Tabung Glondong
Sebanyak 93 tabung gelondongan milik penambang liar di Geumpang yang biasanya digunakan untuk memblender tanah dan batu dengan menuangkan cairan merkuri ke dalam tabung.[Foto: Polres/Rahasiaumum.com]

Sigli. RU – Pemkab Pidie bersama Polres Pidie serta TNI turun ke lokasi penambangan emas ilegal di kawasan Km 14 dan Km 17 Gampong Pulo Lhoih, Kecamatan Geumpang.

Petugas menemukan lokasi tambang dalam kondisi ditinggalkan setelah adanya imbauan Gubernur Aceh, sehingga tidak ada pelaku yang ditangkap.

Di lokasi, petugas membakar gubuk dan tabung gelondong pemisah unsur mineral, yang menggunakan merkuri dan biasa digunakan penambang rakyat tidak hanya di Geumpang tapi juga di semua tambang emas di Aceh.

Selain menyita 93 unit tabung gelondongan, petugas juga menemukan barang bukti 3 mesin diesel, 28 karung material, dan satu tong pembakaran.

Sebelum meninggalkan lokasi, petugas juga membongkar dan memusnahkan camp penambang.

“Jika kembali ditemukan aktivitas pertambangan liar tidak berizin, maka upaya penertiban akan dilakukan dengan lebih tegas dan terpadu bersama TNI dan pemerintah daerah,” kata Kapolres Pidie melalui Kabagops Polres Pidie AKP Raja Aminuddin Harahap, Senin (21/09/2026).(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...