Kejari Aceh Jaya Lelang Hp Hasil Rampasan Negara

Lelang Hp
Kejari Aceh Jaya saat melakukan proses lelang hasil rampasan negara terhadap perkara yang berkekuatan hukum tetap, Kamis (29/10/2026). [Foto: Kejari/Rahasiaumum.com]

Calang. RU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Jaya melelang delapan unit handphone (Hp) hasil rampasan negara dari perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap dan hasilnya disetor ke kas negara.

“Dari lelang tersebut, didapatkan hasil sekitar Rp3.611.000 yang disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),”kata Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejari Aceh Jaya, Muhammad Irsan, Kamis (29/10/2026).

Ia menyebutkan, delapan unit telepon genggam yang dijual terdiri atas berbagai merek, yakni Realme, Redmi, Infinix, Oppo, dan Samsung.

Dari seluruh barang tersebut, Samsung Galaxy A26 berwarna mint menjadi ponsel dengan nilai jual tertinggi, yakni Rp1.245.000. Sementara itu, Redmi 5 Plus berwarna emas terjual dengan nilai Rp44.000.

Adapun enam unit lainnya meliputi Realme berwarna hijau senilai Rp208.000, Redmi A5 berwarna hitam Rp220.000, Realme C71 Rp362.000, Infinix Smart 8 berwarna hitam Rp150.000, Oppo berwarna biru dongker Rp84.000, serta Infinix X6528B berwarna hijau muda Rp223.000.

“Pelelangan ini merupakan mekanisme pengelolaan barang yang telah dirampas untuk negara berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, guna mendukung pemulihan aset negara secara transparan dan akuntabel,” ujar Muhammad Irsan.(TH05)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...