Subulussalam. RU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Subulussalam mulai mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Kabupaten Aceh Jaya.
Persiapan tersebut mencakup pemetaan kekuatan atlet, pemusatan latihan, hingga dukungan anggaran di tengah keterbatasan keuangan daerah.
Hal itu dibahas dalam audiensi pengurus KONI Subulussalam dengan Wali Kota H Rasyid Bancin di Kantor Wali Kota Subulussalam, Kamis (29/10/2026).
Ketua KONI Subulussalam Ardhi Yanto mengatakan, audiensi tersebut merupakan bagian dari koordinasi dengan pemerintah daerah menjelang pelaksanaan PORA.
Setelah bertemu wali kota, KONI juga berencana menemui pimpinan DPRK Subulussalam untuk memaparkan kesiapan menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi itu.
“Setelah bertemu Wali Kota, kami juga akan melakukan audiensi dengan pimpinan DPRK Subulussalam untuk memaparkan kesiapan KONI menghadapi PORA,” kata Ardhi.
Ia menjelaskan, KONI Subulussalam telah menggelar rapat koordinasi untuk memetakan kekuatan atlet dari sejumlah cabang olahraga unggulan. Pemetaan dilakukan berdasarkan hasil seleksi internal dan evaluasi pelaksanaan Pra-PORA.
KONI menargetkan perolehan medali yang lebih baik dibandingkan dengan PORA sebelumnya. Namun, keterbatasan keuangan daerah menjadi salah satu tantangan dalam mempersiapkan atlet.
“Target kita tentu harus lebih baik dari sebelumnya. Meskipun kondisi keuangan daerah sedang sulit, kita berharap atlet tetap bisa tampil maksimal,” ujarnya.
Dalam audiensi yang turut dihadiri Sekretaris Umum KONI Subulussalam Bustra itu, Ardhi juga menyampaikan perubahan jadwal PORA XV. Ajang empat tahunan tersebut semula dijadwalkan berlangsung pada 2026, tetapi diundur hingga awal Mei 2027. Meski demikian, kompetisi itu tetap menggunakan nama PORA XV/2026.
Penundaan tersebut disepakati dalam rapat persiapan PORA XV yang dipimpin Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Taufik pada 7 Oktober 2026. Keputusan itu mempertimbangkan kondisi Aceh yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana hidrometeorologi pada November 2025.
Wali Kota Subulussalam H Rasyid Bancin menyambut baik langkah KONI dalam mempersiapkan atlet. Pemerintah kota, kata dia, berkomitmen mendukung pembinaan dan persiapan atlet melalui penganggaran dalam APBK, penyediaan fasilitas latihan, serta pemberian bonus bagi atlet berprestasi.
Menurut Rasyid, PORA bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan juga sarana pembinaan karakter atlet dan kesempatan untuk membawa nama baik daerah.
KONI Subulussalam berharap dukungan pemerintah daerah dapat memperkuat persiapan atlet sehingga mampu meningkatkan prestasi pada PORA XV di Aceh Jaya.(MB07)













