Cuaca Ekstrem Disertai Hujan Deras, Akibatkan Pohon Tumbang dan Tembok Penahan Tebing Roboh

Avatar photo

Kualasimpang. RU – Akibat cuaca kerap berubah-ubah [Ekstrem] disertai Angin kencang dan hujan deras selama tiga jam.

Berdampak robohnya tembok talud [Beton penahan tebing perbukitan] akibat tanah longsor serta pohon tahunan tumbang menimpa rumah warga di Kampung [Sebutan Desa di Aceh Tamiang] Durian, kecamatan Rantau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang. Minggu, 20 Juli 2025 lalu.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa pada bencana alam tersebut. Hanya kerugian material masyarakat dan Pemkab Aceh Tamiang. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang.

Iman Suhery saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut pada pukul 15.10 WIB lalu seperti tersebut di atas. Iman menyebut; roboh dan tumbangnya pohon, akibat cuaca sangat ekstrem. Disertai angin kencang diwilayahnya, pada titik koordinat Long X, Lat Y) 4.30812, 98.08451Bebernya lagi, ekses [Dampak] dari bencana itu.

Masyarakat menderita kerugian material [Harta benda] sebab rumah warga karena tertimpa pohon dan roboh.

“Benar telah terjadi cuaca ekstrem menyebabkan Pohon Tumbang menutupi akses jalan antar Desa di Kampung Durian Kecamatan Rantau. Lalu Pohon Tumbang Menimpa satu unit rumah warga Masyarakat di Kampung Durian Kecamatan Rantau dan Ablasi tebing rumah Warga Masyarakat hingga menutupi akses jalan antar Desa di Kampung Bukit Suling Kecamatan Rantau,” paparnya.

Saat itu juga, kata Iman; pihaknya menurunkan gabungan tim Rescuer BPBD, Dinas Damkar dan Penyelamatan, Satgas SAR Aceh Tamiang, TNI/Polri serta Warga Masyarakat. Membantu dan membersihkan wilayah terimbas musibah.

Upaya yang dilakukan bahwa; Perangkat Kampung telah melakukan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Aceh Tamiang, Pusdalops, Tim TRC BPBD untuk melakukan persiapan menuju ke Lokasi Kejadian.

Lalu Tim Rescuer BPBD, Dinas Damkar dan Penyelamatan serta Satgas SAR Kabupaten Aceh Tamiang dibantu TNI/Polri dan Warga Masyarakat lakukan evakuasi pohon tumbang yang menutupi akses jalan dan yang menimpa rumah warga masyarakat.

Selanjutnya dilakukan evakuasi material Tanah dan Bangunan Beton penahan Tanah yang menutupi akses jalan penghubung antar Kampung.

Seyogianya, Iman mengatakan; Perlu adanya kajian dan tindak lanjut untuk Perbaikan beton penahan Tanah yang terkena ablasi sebagai antisipasi dan kemungkinan terjadinya ablasi susulan dikemudian hari.

Keluarga terdampak rumah tertimpa pohon bernama M. Rifa’i, jumlah tanggungan empat orang. Selanjutya keluarga Djunaidi, halaman Rumah terimbas Ablasi Tebing Penahan Tanah.

“Kita berharap adanya kajian mendalam terhadap pembangunan wilayah perbukitan di Aceh Tamiang ke depannya, hingga bisa meminimalisir bencana alam yang selalu mengintai wilayah ujung Timur, Aceh ini,” pungkanya. [S04].

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...