Pilkades Bundar 2026, Herianto Fokus Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Herianto, salahsatu calon Datok Penghulu Desa Bundar. Senin 4 Mei 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Nama Herianto (54) menjadi perbincangan warga Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, setelah terdaftar di Panitia Pemilihan Datok Penghulu sebagai kandidat kepala desa.

Sejumlah warga menilai Herianto sebagai figur yang layak memimpin desa pada periode 2026–2032.

“Pemilik nama Herianto ini merupakan sosok yang sangat diperhitungkan dan menjadi sosok idaman bagi kami warga Bundar untuk menjadi nakhoda bagi Desa Bundar Periode 2026-2032,” ujar warga.

Pernyataan itu dibenarkan Herianto.

Ia menyatakan telah mendaftar sebagai calon kepala desa untuk pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026.

“Langkah ini saya ambil sebagai bentuk kepedulian dan keinginan kuat saya untuk mengabdikan diri serta menyumbangkan ilmu yang saya milikinya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa Bundar,” ujar Herianto, Senin (04/05/2026).

Pria kelahiran Desa Bundar tahun 1972 itu menegaskan fokus utama pada pembangunan.

Ia berkomitmen mendorong perbaikan infrastruktur, peningkatan ekonomi warga, serta pelayanan publik yang lebih terbuka.

“Komitmen Saya ingin ilmu yang saya miliki tidak hanya berhenti di teori, tetapi bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh warga. Desa ini tempat saya tumbuh, sudah sepantasnya saya membangun desa kelahiran yang lebih maju,” katanya.

Herianto, yang memperoleh nomor urut 3, menilai potensi sumber daya alam desa cukup besar dan perlu dikelola secara optimal agar menjadi aset bernilai.

“Desa Bundar merupakan Desa yang pada hakikatnya satu wilayah sebagai Pusat ibu kota Kabupaten Aceh Tamiang. Jadi untuk menciptakan Bundar menjadi desa yang yang bermartabat, sejahtera bukanlah suatu hayalan belaka,” ucapnya.

Ia menambahkan visi tersebut menjadi dasar untuk mendorong kemajuan menyeluruh, baik pembangunan fisik maupun sosial.

“Insya Allah kami akan menghadirkan kepemimpinan yang lahir dari masyarakat dan yang benar-benar mendengar dan melayani masyarakat,” ujarnya.(S011)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...