Kutacane. RU – Seorang petani bernama Mulyadi (45), warga Desa Lawe Serakut, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara, dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Alas pada Jumat, 23 Oktober 2026 malam.
Hingga Sabtu (24/10/2026) siang, korban belum ditemukan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd Asbi, mengatakan tim gabungan telah dikerahkan untuk mencari korban.
Tim tersebut terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat setempat.
“Korban masih belum ditemukan dan saat ini masih dalam pencarian oleh tim gabungan,” demikian keterangan Asbi.
Berdasarkan informasi BPBD, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.55 WIB.
Saat itu, Mulyadi sedang menyeberangi Sungai Alas dari kebunnya menuju warung di seberang sungai untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Namun, saat tiba di bagian tengah sungai, korban terseret arus deras hingga kehilangan keseimbangan dan hanyut.
BPBD Aceh Tenggara kemudian melakukan kajian cepat dan mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk membantu pencarian.
Hingga laporan perkembangan diterima pada Sabtu pukul 13.30 WIB, Mulyadi belum ditemukan.
Tim gabungan masih menyisir kawasan sekitar lokasi kejadian untuk mencari korban.(AFW11)













