Forbes DPRA Kawal Pemulangan Dua Warga Aceh Tenggara dari Malaysia

Proses pemulangan almarhum Iskandar Muda yang meninggal akibat kecelakaan kerja di Klang, Malaysia ke indonesia. Sabtu 24 Oktober 2026 [Dok. Forbes DPRA/rahasiaumum.com]

Kutacane. RU – Pemulangan dua warga Kabupaten Aceh Tenggara dari Malaysia masih dalam proses.

Jenazah Iskandar Muda, yang meninggal akibat kecelakaan kerja di Klang, dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Sabtu (24/10/2026).

Sementara itu, Murni, warga Desa Muhajirin, Kecamatan Deleng Pokhkisen, masih menunggu penyelesaian administrasi kepulangan.

Forum Bersama (Forbes) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Daerah Pemilihan (Dapil) 8 berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh dan sejumlah instansi terkait untuk mempercepat proses pemulangan kedua warga tersebut.

Perwakilan Forbes DPRA Dapil 8, Yahdi Hasan Ramud, mengatakan, berdasarkan informasi terakhir dari pengurus di Malaysia, jenazah Iskandar Muda dijadwalkan tiba di Kualanamu pada Sabtu.

Iskandar meninggal dunia pada 19 Oktober 2026 akibat kecelakaan kerja di Klang, Malaysia.

Sementara itu, kepulangan Murni masih menunggu penyelesaian administrasi melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia dan koordinasi dengan Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA).

Menurut Yahdi, pemulangan Murni memerlukan perhatian khusus karena perempuan tersebut mengalami gangguan kesehatan jiwa dan membutuhkan pendampingan selama berada di Malaysia.

Orang yang selama ini menjaganya dilaporkan telah beberapa hari tidak masuk kerja untuk mendampingi Murni.

“Kami berharap administrasi kepulangannya segera selesai sehingga Murni bisa kembali ke Aceh Tenggara dan berkumpul bersama keluarganya. Selama proses ini, pendampingan perlu dipastikan agar keselamatannya tetap terjaga,” kata Yahdi kepada rahasiaumum.com.

Untuk mempercepat penanganan kedua warga tersebut, Yahdi mengaku telah menghubungi Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem melalui telepon guna menyampaikan laporan mengenai kondisi mereka.

Koordinasi juga dilakukan dengan Staf Khusus Gubernur Aceh Bidang Luar Negeri Saaduddin, Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, Ketua Baitul Mal Aceh Abon Yunus, serta BPPA di Jakarta.

Yahdi mengatakan, Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh telah meminta agar perkembangan kondisi warga Aceh di Malaysia terus dipantau hingga proses pemulangan selesai.

Forbes DPRA Dapil 8 juga berkomunikasi dengan pemerintah kecamatan dan masyarakat di Aceh Tenggara untuk mendukung proses tersebut.

“Kami berharap seluruh tahapan administrasi berjalan lancar. Kami juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Iskandar Muda dan mendoakan agar Murni segera kembali ke tanah air,” ujar Yahdi.(AFW11)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...