Warga Amankan Balok Besar Hanyut Terbawa Arus Sungai Tamiang

Tampak dua warga berenang mengamankan sebatang balok hanyut di Sungai Tamiang. Senin 29 Desember 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Dua warga Desa Ara Sembilan, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, nekat melompat ke Sungai Tamiang untuk mengejar sebatang balok besar yang hanyut terbawa arus, Senin (29/12/2025).

Peristiwa itu terjadi saat sejumlah warga dan wartawan rahasiaumum.com menunggu perahu penyeberangan di tepi sungai menuju Desa Lubuk, Kecamatan Sekerak.

Kedua warga terlihat membawa tali untuk menarik balok ke tepian.

Balok iye tekele mendai dan tegap (Balok itu nampak bagus dan besar),” ujar salah seorang warga sebelum berenang menuju kayu berdiameter sekitar 60–70 sentimeter tersebut.

Sejumlah warga di lokasi menduga balok itu merupakan bagian dari kayu hasil penebangan liar yang hanyut dari hulu sungai saat banjir bandang.

Aliran kayu tersebut disebut-sebut menjadi perhatian publik di Aceh Tamiang hingga tingkat nasional.

Material kayu yang terbawa arus banjir itu diduga berkontribusi terhadap rusaknya permukiman warga, menyebabkan ratusan rumah hilang, serta merobohkan ribuan batang kelapa sawit di sepanjang aliran sungai.(S011)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...