Simeulue. RU – Pembinaan terhadap perajin lokal menjadi fokus kunjungan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Marlina Muzakir, ke Desa Kerajinan Salur Latun, Kecamatan Teupah Barat, Simeulue, Selasa (04/08/2026).
Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan satu unit mesin jahit dan satu unit mesin obras kepada perajin setempat.
“Kunjungan dan pembinaan ke Desa Kerajinan merupakan salah satu upaya Dekranasda Aceh dalam mewujudkan perajin lokal yang kreatif, inovatif, berdaya saing dan tentu saja sejahtera secara ekonomi,” ujar Marlina yang akrab disapa Kak Na.
Ia mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari pembinaan yang dilakukan Dekranasda Aceh untuk mendukung pengembangan usaha para perajin.
“Alhamdulillah, hari ini saya didampingi Ibu Lulu, Kadisperindag dan Kadiskop UMKM berkesempatan berkunjung ke Desa Kerajinan Salur Latun dalam rangka pembinaan Desa Kerajinan serta menyerahkan mesin jahit dan mesin obras kepada perajin di sini,” kata Kak Na.
Dalam kunjungan itu, Kak Na juga berdialog dengan perajin dari sejumlah desa di Kecamatan Teupah Barat.
Para peserta menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari terbatasnya fasilitas pendukung, minimnya pelatihan mengenai teknik pewarnaan, kombinasi warna dan motif, hingga keterbatasan modal usaha.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kak Na memastikan Dekranasda Aceh akan menggelar pelatihan bagi perajin di Simeulue pada 2027.
“Ibu-ibu, terkait pelatihan, Insya Allah, tahun 2027 Dekranasda akan menggelar pelatihan untuk para perajin di Simeulue. Pematerinya langsung kita datangkan dari Jakarta, kita bawa ke Simeulue untuk melatih Ibu-Ibu para perajin,” ucapnya.(R10)













