Pengerukan Kolam Labuh Ujung Serangga Terancam Terhenti Akibat Kekurangan Dana

Keruk kolam Labuh
Alat berat mengeruk kolam labuh Pelabuhan Ujung Serangga, Kecamatan Susoh, Abdya, di tengah keterbatasan dana yang mengancam kelanjutan pekerjaan, Jumat (16/10/2026). [Foto: Dok Warga/Rahasiaumum.com]

Blangpidie. RU – Pengerukan kolam labuh PPI Ujung Serangga, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya, terancam terhenti akibat keterbatasan dana.

Setelah enam hari dikerjakan secara swadaya, kelanjutan pekerjaan itu kini bergantung pada dukungan tambahan agar alat berat dapat beroperasi lima hingga enam hari lagi.

Ketua Kelompok Masyarakat Nelayan Ujung Serangga, Safrizal, mengatakan pengerukan idealnya berlangsung selama 25 hari agar pendangkalan kolam labuh dapat ditangani lebih maksimal. Namun, keterbatasan biaya membuat nelayan kesulitan mempertahankan pekerjaan sesuai target.

Di tengah kondisi tersebut, Safrizal berharap kepedulian anggota DPRK Abdya untuk menyisihkan bantuan pribadi.

“Jika 25 anggota dewan memberikan bantuan sebesar Rp1 juta/orang, dana Rp25 juta dapat dihimpun untuk menambah biaya operasional alat berat untuk lima hingga enam hari,” katanya.

Menurutnya, pengerukan tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan kelompok tertentu, melainkan kebutuhan nelayan yang menggantungkan penghidupan pada aktivitas pelabuhan.

Karena itu, ia berharap persoalan pendangkalan kolam labuh mendapat perhatian bersama, termasuk dari para wakil rakyat.

“Kalau kolam labuh ini sudah bisa difungsikan, manfaatnya akan sangat dirasakan para nelayan di Ujung Serangga,” katanya.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...