Aceh Barat Kekurangan Dokter untuk Layani Kesehatan di Kawasan Terpencil

antrean di Puskesmas
Warga mengantre untuk mendapatkan layanan kesehatan di Puskesmas. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Meulaboh. RU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Barat mengungkapkan persoalan kurangnya tenaga dokter untuk penempatan di sejumlah Puskesmas yang berada di wilayah terpencil di kabupaten itu.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat, Evi Darni mengatakan, pihaknya saat ini kekurangan dokter gigi, farmasi dan juga apoteker, sementara untuk perawat dan bidan untuk saat sudah mencukupi.

“Persoalan ini karena kami terbentur dengan regulasi yang tidak mengizinkan mengangkat tenaga bakti ataupun kontrak, sehingga kami harus mencari solusi agar tenaga dokter ini terpenuhi terutama di Puskesmas rawat inap,” kata Evi, dikutip Sabtu (17/10/2026).

Menurutnya, saat ini jumlah dokter yang ada di Puskesmas di Aceh Barat sebanyak 27 orang, dan itu pun penyebaranya tidak merata khususnya di Puskesmas yang berada di wilayah terpencil.

“Seperti di Puskesmas Kajeung yang berstatus Puskesmas rawat inap, hanya ada satu orang dokter, padahal seharusnya ada tiga orang dokter. Sehingga Puskesmas tersebut mengalami kekurangan dua orang dokter,” katanya.

Dengan hanya ada satu orang dokter di Puskesmas, tidak memenuhi kebutuhan dokter untuk Puskesmas yang statusnya sudah memiliki pelayanan rawat inap dan rawat jalan.

“Kalau pagi dokter harus melayani pasien rawat jalan sampai siang, pada sore sampai malam dokter yang sama harus melayani rawat inap. Dengan kondisi itu dokter yang bersangkutan tidak cukup istirahat untuk kembali bertugas besok paginya,” ujar Evi.

Untuk saat ini, kata Evi, pihaknya membutuhkan minimal 18 orang dokter untuk ditempatkan di sejumlah Puskesmas, jika standarnya satu Puskesmas rawat inap harus memiliki tiga orang dokter.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...