Pemerintah Diminta Benahi Fasilitas Pelabuhan Ujung Serangga

PPI Ujung Serangga
Potret buruknya fasilitas di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga di Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Blangpidie. RU – Panglima Laot Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), T Indra Kusuma meminta Pemerintah Aceh membenahi fasilitas Pelabuhan Ujung Serangga di Kecamatan Susoh yang dinilai sudah tidak layak lagi menjadi tempat sandar boat nelayan.

“Kondisi pelabuhan itu saat ini tidak lagi layak menjadi tempat sandar boat nelayan,” kata Indra, Kamis (12/03/2026).

Indra menjelaskan, persoalan utama di pelabuhan tersebut adalah minimnya fasilitas sandar yang memadai.

Akibatnya, banyak boat nelayan yang telah membongkar hasil tangkapan di Ujung Serangga terpaksa memindahkan kapal mereka ke Pelabuhan Labuhan Haji di Kabupaten Aceh Selatan, untuk bersandar.

“Setelah bongkar ikan di Ujung Serangga, boat harus dibawa ke Labuhan Haji untuk bersandar. Tentu nelayan harus mengeluarkan biaya tambahan,” ujarnya.

Menurut Indra, kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi beban tersendiri bagi para nelayan.

Padahal, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujung Serangga merupakan aset milik Pemerintah Aceh yang seharusnya dapat difungsikan secara optimal.

Karena itu, ia meminta Pemerintah Aceh memberikan perhatian serius terhadap kondisi pelabuhan tersebut.

Ia juga berharap Anggota DPR Aceh dari daerah pemilihan Aceh 9 turut mendorong upaya pembenahan fasilitas pelabuhan.

Indra menyebut, kondisi pelabuhan saat ini cukup memprihatinkan. Minimnya fasilitas sandar membuat nelayan menghadapi risiko tinggi, terutama saat musim angin barat melanda perairan Barat Selatan Aceh.

“Setiap musim angin barat hampir selalu ada musibah. Hampir setiap tahun ada boat nelayan yang tenggelam,” ujarnya.

Menurutnya, hanya kapal berukuran besar yang relatif aman karena memilih bersandar di Labuhan Haji.

Sementara sebagian besar boat nelayan kecil tetap beroperasi di sekitar Ujung Serangga dengan keterbatasan fasilitas yang ada, padahal pelabuhan ini merupakan salah satu pelabuhan perikanan terbesar di kawasan Barat Selatan Aceh.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...