Rutan Jantho Perkuat Deteksi Dini lewat Razia dan Tes Urine

Petugas Rutan Kelas IIB Jantho bersama tim gabungan usai melakukan penggeledahan kamar hunian warga binaan dalam razia gabungan dan tes urine. Kamis 17 September 2026 [Dok. Rutan Kelas IIB Jantho/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Sejumlah barang terlarang ditemukan dalam razia lima kamar hunian warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jantho, Kamis (17/09/2026).

Razia tersebut digelar bersama aparat penegak hukum (APH) sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Kegiatan yang dipimpin Kepala Rutan Jantho Hery Anggara, A.Md.IP., S.H., M.H., dimulai pukul 10.00 WIB.

Barang yang diamankan terdiri atas 13 botol kaca, tiga korek api, empat besi modifikasi, dua gunting, tiga tali, empat mata silet, lima paku, tiga gunting kuku, dua pisau cukur, enam sendok makan, dan satu set kartu.

Petugas juga memeriksa kondisi fisik bangunan untuk memastikan tidak terdapat bagian yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Seluruh temuan diamankan untuk pendataan dan tindak lanjut sesuai ketentuan.

Selain razia, Rutan Jantho melakukan tes urine sebagai upaya mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pemberantasan handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar).

Hery mengatakan razia dan tes urine tidak hanya bertujuan melakukan penindakan, tetapi juga mencegah potensi gangguan kamtib.

“Penggeledahan ini merupakan bagian dari deteksi dini. Kami ingin memastikan kondisi Rutan tetap aman dan tertib, sekaligus mencegah adanya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan,” kata Hery.

Ia menambahkan, pengawasan akan diperkuat melalui kontrol keliling dan pemantauan berkala, terutama pada jam yang dinilai rawan.

“Pengawasan tidak berhenti pada kegiatan razia. Kontrol keliling dan pemantauan secara berkala akan terus kami lakukan. Komunikasi dengan warga binaan juga kami perkuat untuk menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...