Banda Aceh. RU – Pemerintah Aceh menyalurkan bantuan untuk warga terdampak kebakaran di Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara. Musibah yang terjadi Rabu, 16 September 2026 sore itu menyebabkan 13 rumah terdampak.
Berdasarkan pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, sebanyak 10 rumah mengalami rusak berat dan tiga lainnya rusak ringan.
Kebakaran berdampak terhadap 13 kepala keluarga atau 59 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, atau Dek Fadh, mengatakan Pemerintah Aceh berupaya hadir membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
“Pemerintah Aceh akan terus hadir untuk masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kita berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membantu proses pemulihan mereka setelah mengalami kebakaran,” ujar Dek Fadh, Kamis (17/09/2026).
Bantuan yang disalurkan mencakup Bahan Bangunan Rumah (BBR), pangan, sandang, peralatan dapur keluarga, Family Kit, dan Kids Ware.
Untuk kebutuhan perbaikan hunian, bantuan BBR terdiri dari 150 kotak paku seng, 150 lembar seng, 150 kotak paku triplek, serta 150 lembar triplek mica.
Adapun bantuan pangan meliputi 100 dus air mineral, 25 dus biskuit, 20 dus kecap, 100 dus mi instan, 180 liter minyak goreng, 20 dus sambal, dan 20 dus sarden.
Sementara itu, bantuan sandang terdiri dari 100 lembar jilbab dewasa, 100 kain sarung, 100 set mukena dewasa, serta 100 lembar selimut.
Pemerintah Aceh turut memberikan 20 paket peralatan dapur keluarga.
Setiap paket berisi dandang kukusan, kompor gas, regulator dan selang, piring, pisau, sendok dan garpu, sendok goreng, wajan, termos air panas, termos nasi, box container, serta gelas minum.
Selain itu, disalurkan masing-masing 20 paket Family Kit dan Kids Ware untuk menunjang kebutuhan keluarga serta anak-anak terdampak.
Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait guna memastikan penanganan serta pemulihan warga berjalan dengan baik.
Bantuan tersebut diharapkan dapat segera digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat setelah kebakaran.(R10)













