Banda Aceh Colossal Coffee Experience 2026, Ada Kopi, Budaya dan Musik

Flyer Banda Aceh Colossal. Kamis 17 September 2026 [Dok. Prokopim Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, akan menjadi pusat perayaan kopi, seni, budaya, dan ekonomi kreatif melalui Banda Aceh Colossal Coffee Experience (BACCE) 2026 pada 18-20 September 2026.

Festival tersebut menjadi catatan baru bagi pariwisata Banda Aceh karena untuk pertama kalinya masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

BACCE terpilih sebagai satu dari 125 agenda KEN 2026 setelah melalui proses kurasi dan bersaing dengan ratusan event dari berbagai daerah di Indonesia.

KEN merupakan program strategis Kementerian Pariwisata RI untuk mendorong pengembangan sekaligus promosi event pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai daerah di Indonesia.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, kopi memiliki hubungan erat dengan kehidupan masyarakat Aceh.

Menurut dia, kedai kopi bukan hanya tempat menikmati minuman, melainkan ruang bertemu, berdiskusi, bersilaturahmi, sekaligus membuka peluang usaha.

“Bagi masyarakat Aceh, kopi bukan sekadar minuman. Kopi adalah bagian dari budaya, tradisi, sekaligus ruang perjumpaan. Karena itu, BACCE kita hadirkan untuk memperkenalkan kekayaan kopi Aceh dalam suasana yang lebih luas, kreatif, dan kolaboratif,” kata Illiza kepada rahasiaumum.com, Kamis (17/09/2026).

Selama tiga hari pelaksanaan, BACCE 2026 mempertemukan pelaku industri kopi, barista, komunitas, seniman, UMKM, dan masyarakat umum.

Kopi menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan kekayaan budaya Aceh sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif.

“Kopi dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan budaya, menggerakkan UMKM, membuka lapangan kerja, sekaligus menarik wisatawan untuk mengenal Banda Aceh lebih dekat,” ujar Illiza.

Rangkaian acara dimulai pada Jumat, 18 September 2026 dengan coffee final, pertunjukan Genda Percussion, tari-tarian, serta penampilan sejumlah musisi.

Pembukaan resmi BACCE 2026 dijadwalkan dilakukan Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana.

Pada Sabtu, 19 September 2026, panggung BACCE akan diisi Jal Brahim, Aidil Faraby, Faiz Affandy, Purnama & The Roll Pumpkin, Haliya, dan Seuramoe Reggae.

Adapun pada Minggu, 20 September 2026, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan Canang Trieng, penyerahan hadiah, serta penampilan Pupha Ethanica, Haifa Azzura, dan Apache.

Menteri Pariwisata RI juga dijadwalkan menutup rangkaian festival tersebut.

Illiza mengajak masyarakat Banda Aceh dan wisatawan untuk datang ke Blang Padang serta menikmati perpaduan kopi Aceh dengan seni, budaya, musik, dan kreativitas.

Ia juga mengingatkan pengunjung untuk menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan selama festival berlangsung.

“Kita ingin BACCE menjadi bagian dari wajah Banda Aceh sebagai kota yang ramah, Islami, kreatif, dan menyenangkan untuk dikunjungi,” tutup Illiza.(RSR12)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...