Kepala BPKD Diperiksa Soal Dugaan Korupsi di DPMG-PKB

Ka BPKD Bireuen
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bireuen, Muhammad Amrullah. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Bireuen. RU – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bireuen, Muhammad Amrullah, diperiksa sebagai saksi di persidangan soal dugaan korupsi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMG-PKB).

Dalam persidangan tersebut, Amrullah mengaku baru mengetahui adanya setoran dana Rp1,156 miliar ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) setelah dimintai keterangan oleh jaksa dalam perkara dugaan korupsi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMG-PKB).

Terkait hal itu, ia menjawab bahwa dirinya belum menjabat sebagai kepala ketika dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMG-PKB) terjadi.

Ia baru ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKD saat proses persidangan perkara berlangsung.

“Saya baru menjabat sebagai Plt. Kepala BPKD ketika persidangan sudah berjalan,” kata Amrullah dikutip Jumat (03/07/2026).

Dalam sidang itu, majelis hakim dan jaksa juga menanyakan kaitan hubungan kedinasannya dengan terdakwa.

“Saya ditanya apakah ada hubungan kerja dengan terdakwa, apakah atasan langsung, rekan kerja, atau bawahan. Saya jawab tidak. Saya bekerja di BPKD, bukan di DPMG-PKB,” ujarnya.

Amrullah mengaku juga ditanya kapan pertama kali mengetahui adanya perkara tersebut. Ia menjawab baru mengetahui setelah membaca pemberitaan di media massa.

“Saya mengetahui kasus itu setelah membaca berita di media online. Saya tidak mengetahui secara detail bagaimana awal perkaranya karena memang tidak bekerja di instansi yang sama,” katanya.

Menurut Amrullah, setelah memberikan jawaban tersebut, pemeriksaannya sebagai saksi selesai. Selanjutnya, persidangan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi lain yang berasal dari lingkungan DPMG-PKB.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...