Tapaktuan . RU – Warga menagih janji pemerintah terhadap pembangunan jembatan permanen yang menghubungkan Kecamatan Kuala Baru di Kabupaten Aceh Singkil dengan Desa Buloh Seuma di Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan.
Saat ini kedua wilayah itu hanya dihubungkan dengan jembatan darurat berlantai papan, yang sering membuat warga terperosok bahkan jatuh ke sungai.
Padahal, jalur ini merupakan urat nadi masyarakat untuk beraktivitas khususnya bagi petani untuk membawa hasil panen mereka, dari Kecamatan Singkil dan Kuala Baru menuju Kecamatan Trumon, Aceh Selatan, dan sebaliknya.
Warga mengatakan, jembatan kayu itu sempat ambruk pada Agustus 2024 lalu akibat banjir besar. Namun kembali dibangun secara swadaya oleh masyarakat menggunakan kayu seadanya.
“Pemerintah pernah berjanji untuk membangun jembatan tersebut, tapi sudah dua tahun berlalu, tidak ada realisasinya,” ungkap Ahmad, warga setempat.
Hingga saat ini, kondisi 3 titik jembatan yang masuk wilayah Kabupaten Aceh Selatan itu, hanya bisa dilewati kendaraan roda dua, dan kondisinya semakin rapuh serta sangat berisiko untuk dilintasi.
Masyarakat berharap pemerintah segera membangun ketiga jembatan darurat tersebut.
“Karena sudah 2 tahun, masyarakat masih terisolasi dan kesulitan membawa keluar dan masuk kebutuhan sehari-hari akibat akses transportasi yang tidak layak untuk dilintasi,” ungkapnya..(TH05)













