Redelong. RU – Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaini, mengatakan pihaknya memprioritaskan pembangunan jembatan baru Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah yang ambruk saat banjir bandang November 2025 lalu.
“Jembatan tersebut akan dibangun dengan konsep ikonik menggunakan konstruksi baja dan ditargetkan rampung dalam tahun ini,” kata Zulkarnaini, Jumat (24/07/2026).
Dia mengatakan, pembangunan jembatan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp700 miliar dengan panjang mencapai 400 meter.
Selain pembangunan jembatan Enang-Enang, BPJN Aceh juga terus mempercepat penanganan konektivitas jalan nasional.
Untuk jalur Banda Aceh-Medan, ia menargetkan penyambungan akses dapat selesai dalam tiga pekan ke depan.
“Insyaallah sampai akhir bulan delapan sudah tersambung semuanya dan lalu lintas kembali normal,” kata dia.
Terkait pembangunan akses di Kutablang, Zulkarnaini menyebutkan setelah jembatan permanen selesai dibangun, akan terdapat dua jembatan yang dapat digunakan masyarakat, termasuk jembatan Bailey yang saat ini masih difungsikan.
“Jadi nantinya ada dua jembatan di Kutablang, Bireuen,” katanya.
Sementara itu, sejumlah pembangunan jembatan lainnya juga telah masuk dalam rencana BPJN Aceh.
Jembatan Awe Geutah dan Samuti juga telah diusulkan untuk program tahun 2027, sedangkan pembangunan jembatan Sawang direncanakan masuk pada tahun ini dan telah tercantum dalam rencana induk.(TH05)













