Banda Aceh Raih Predikat “Sangat Baik” Evaluasi SPBE Tahun 2024

Banda Aceh Raih Predikat “Sangat Baik” Evaluasi SPBE Tahun 2024

Banda Aceh. RU – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat “Sangat Baik” dalam Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024.

Evaluasi ini dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan.

Dengan indeks 3,70, Banda Aceh menempatkan diri sebagai pemerintah daerah dengan nilai tertinggi di Provinsi Aceh sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam transformasi digital.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Banda Aceh, Alizar, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini, Jumat (03/01/2025).

“Kami sangat bangga dengan capaian ini. Implementasi SPBE adalah langkah nyata untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat secara efisien, transparan, dan akuntabel. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh perangkat daerah,” ujarnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Banda Aceh, Emila Sovayana, menambahkan bahwa keberhasilan ini memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.

“Dengan integrasi layanan digital, pengurusan dokumen seperti KTP, akta kelahiran, dan kartu keluarga menjadi lebih cepat dan mudah. Transformasi digital ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Kepala Bappeda Banda Aceh, Rosdi, juga memberikan pandangannya.

“Predikat ini adalah momentum untuk memperkuat inovasi di berbagai sektor. Ke depan, kami akan terus mengembangkan layanan berbasis teknologi, terutama dalam bidang perencanaan pembangunan yang partisipatif dan inklusif,” katanya.

Dukungan terhadap pencapaian ini juga datang dari tokoh masyarakat Banda Aceh yang juga pakar IT, Tri Wahyudi ST. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Pemerintah Kota Banda Aceh.

“Kami merasakan dampak positif dari transformasi digital ini. Pelayanan lebih cepat, mudah diakses, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Kami berharap pemerintah terus menjaga komitmen ini untuk kesejahteraan bersama,” ungkapnya.

Pj Wali Kota Banda Aceh dalam pernyataannya menegaskan bahwa hasil ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga tanggung jawab untuk terus melayani masyarakat dengan lebih baik.

“Keberhasilan ini adalah amanah yang akan kami jaga. Kami berkomitmen menjadikan Banda Aceh sebagai kota percontohan dalam penerapan teknologi di pemerintahan. Langkah-langkah inovatif akan terus kami hadirkan untuk memastikan transformasi digital berjalan maksimal,” ujarnya.

Dengan pencapaian ini, Pemerintah Kota Banda Aceh membuktikan bahwa transformasi digital adalah kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Ke depan, upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan Banda Aceh sebagai kota yang maju, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital.(*)

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...