Polisi Tangkap Penjual Vape Getar, Ribuan Unit Diperkirakan Sudah Beredar di Aceh

Vape Getar
Cairan (liquid) vape getar yang mengandung narkotika. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Lhokseumawe. RU – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lhokseumawe menangkap pemuda berinisial F yang diduga menjual vape getar pada 20 Oktober 2026 lalu.

Dari tangan tersangka, petugas menyita sebanyak 41 unit vape serta satu unit telepon genggam.

“Vape tersebut diduga berasal dari Medan, Sumatera Utara, dan diedarkan di wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan, Kamis (05/11/2026).

Dia memperkirakan peredaran cairan (liquid) vape mengandung narkoba di wilayah Aceh sudah cukup luas. Jumlahnya bahkan diprediksi telah mencapai ribuan unit. “Karena Polres di sejumlah daerah juga melakukan pengungkapan kasus serupa,” kata Ahzan.

Dalam keterangannya, tersangka menyebut vape tersebut memberikan efek memabukkan atau membuat penggunanya kehilangan kesadaran hanya dalam beberapa kali tarikan.

Tersangka juga mengklaim, efek yang ditimbulkan sangat kuat, bahkan dapat membuat tubuh bergetar dan penggunanya kehilangan kesadaran setelah tiga kali mengisapnya.

Ia menyebutkan, vape getar dari Medan tersebut dibeli dengan harga sekitar Rp1,6 juta per unit. Kemudian dijual kembali dengan harga Rp2 juta hingga Rp2,1 juta di kawasan Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara. 

Tersangka juga mengaku telah menjual sekitar 20 unit vape getar dalam kurun waktu dua bulan sebelum diamankan.

Menurut AKBPAhzan, peredaran dan penggunaan vape getar masih ditemukan di tengah masyarakat dan menyasar berbagai kalangan.

Ia pun mengimbau warga untuk tidak mencoba apalagi memperjualbelikan vape getar tersebut.“Karena berpotensi membahayakan kesehatan dan merugikan penggunanya,” ujarnya.(TH05)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...