6.211 Unit Hunian Sementara Rampung Dibangun di Aceh

Huntara baru
Hunian sementara yang baru selesai dibangun di Kabupaten Bener Meriah. (Foto: Dok BAKOM RI)

Banda Aceh. RU – Saat ini, sebanyak 6.211 unit huntara dilaporkan telah selesai dibangun di kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh.

“Walau belum semuanya karena masih terus diverifikasi, namun semoga ini bisa membahagiakan masyarakat yang sudah menerima,” ungkap  Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah (Kasatgaswil) Aceh, Safrizal ZA, Minggu (15/02/2026).

Berdasarkan rekapitulasi data sementara yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), seluruh 6.211 unit huntara tersebut telah selesai dibangun 100 persen dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak bencana sebagai tempat tinggal sementara.

Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah dengan jumlah pembangunan terbanyak, yakni 1.424 unit.

Disusul Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak 1.110 unit, Kabupaten Gayo Lues 838 unit, Kabupaten Aceh Timur 723 unit, dan Kabupaten Bener Meriah 611 unit.

Selanjutnya, Kabupaten Pidie Jaya tercatat sebanyak 590 unit, Kabupaten Aceh Tengah 450 unit, dan Kabupaten Nagan Raya 350 unit.

Sementara itu, di Kota Lhokseumawe 67 unit, Kota Langsa 34 unit, serta Kabupaten Pidie 12 unit.

Jumlah paling sedikit tercatat di Kabupaten Aceh Barat dengan 2 unit huntara.(TH05)

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...

Menata Harapan di Tengah Luka

Bupati Aceh Tamiang. Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bersama masyarakat penghuni Huntara. (Foto dok/rahasiaumum.com/Awelatam)

Menunggu Realisasi di Tengah Pemulihan

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Kabupaten Aceh Tamiang kembali menegaskan satu hal;...

Yang Terlewat Kini Dikejar; Pendataan Tahap III Dibuka untuk Warga Terdampak

Di balik angka-angka bantuan, ada satu hal yang paling menentukan: data. Di Aceh Tamiang, pemerintah...

Saat Dana Stimulan Dipertaruhkan

Kualasimpang. RU – Ketika verifikasi lapangan, tekanan sosial, dan koordinasi birokrasi menentukan nasib bantuan warga...