Kejari Usut Dugaan Penyelewengan Dana BTT di Disdikbud Aceh Singkil

Disdik A Singkil
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Singkil. RU – Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil saat ini sedang mengusut dugaan penyelewengan penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2025 senilai Rp1,7 miliar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

Saat ini, sebanyak 50 saksi sudah dimintai keterangan oleh penyidik, yang terdiri atas kepala sekolah, penyedia jasa, serta pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam perkara tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diketahui telah melakukan pemulihan atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berupa kelebihan pembayaran sebesar Rp687,56 juta.

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Singkil melalui Kepala Seksi Intelijen, Raja, mengatakan pemulihan kerugian tersebut tidak serta-merta menghilangkan dugaan tindak pidana yang sedang disidik.

“Pemulihan yang dilakukan oleh Disdik tidak menghilangkan pidana, karena proses penyidikan hingga saat ini masih berjalan,” kata Raja, Kamis (24/09/2026).

Menurutnya, salah satu materi yang masih didalami penyidik adalah penggunaan dana BTT sebesar Rp1,7 miliar yang digelontorkan berdasarkan jumlah siswa, setelah dikaji dengan Harga Perkiraan Sementara (HPS).

Penyidik juga masih mendalami rangkaian peristiwa untuk mengetahui ada atau tidaknya unsur pidana, termasuk menelusuri mens rea atau niat serta actus reus atau perbuatan dalam perkara tersebut.

“Sehingga peristiwa pidana dalam kasus ini akan terang benderang dalam mencari siapa pihak yang akan bertanggung jawab atas perkara ini,” ujarnya.

Setelah seluruh alat bukti dan keterangan yang diperlukan dinilai cukup, penyidik akan melakukan ekspose perkara.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...