Mantan Keuchik di Nagan Raya Divonis 3 Tahun Penjara

Sidang Korupsi Keuchik
Sidang putusan kasus dugaan korupsi dana desa Nagan Raya di Pengadilan Tipikor Banda Aceh yang tidak dihadiri terdakwa. [Foto: Dok PN Bna]

Sukamakmue. RU – Mantan keuchik (kepala desa) Gampong Simpang Deli Kampung, Nagan Raya, Alaidin, dijatuhi vonis 3 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh dalam kasus korupsi dana desa Tahun Anggaran 2020.

Putusan tersebut dibacakan majelis hakim yang diketuai Saptika Handini pada Senin, 20 Mei 2026, dalam sidang yang digelar secara inabsentia.

“Terdakwa Alaidin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ujar ketua majelis hakim saat membacakan putusan.

Selain pidana penjara selama 3 tahun, majelis hakim juga menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 50 juta. Jika denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 50 hari.

“Membebankan kepada terdakwa membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 445.008.877, paling lama satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti, maka harta bendanya akan disita dan dilelang oleh jaksa. Jika terdakwa tidak memiliki harta yang mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun,” ujarnya.

Sebagaimana dakwaan JPU, Alaidin yang menjabat sebagai Keuchik Gampong Simpang Deli Kampung sekaligus Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Gampong (PKPKG) diduga menyalahgunakan anggaran desa. 

“Sebagian dana tidak digunakan untuk kegiatan sebagaimana mestinya, serta terdapat pajak yang tidak disetorkan, dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain menyalahgunakan kewenangan, kesempatan, atau sarana yang ada padanya karena jabatan,” kata JPU dalam persidangan.

Akibat perbuatannya, negara mengalami kerugian sebesar Rp 445.008.877 berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Nagan Raya terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) 2020.(TH05)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...