Lhokseumawe. RU – Sejumlah nelayan di Desa Pusong, Kota Lhokseumawe mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM untuk melaut, akibat minimnya stok solar yang tersedia di SPBN yang ada di daerah itu.
Nelayan mengatakan mereka terpaksa harus berebut antrean untuk mendapatkan pengisian solar dalam jumlah yang cukup agar bisa melaut.
“Solar yang tersedia sangat terbatas, membuat kami harus rebutan antrean. Kami berharap Pertamina menambah kuota agar kebutuhan solar untuk nelayan dapat terpenuhi,ā ujar seorang nelayan, Kamis (21/05/2026).
Dalam dua bulan terakhir, permintaan solar dari nelayan meningkat drastis yang ditandai dengan banyaknya surat permintaan BBM yang direkomendasikan oleh Dinas Kelautan Provinsi Aceh.
Sementara, pihak SPBN hanya menerima pasokan BBM dalam jumlah sangat terbatas dan jumlah itu tak mampu memenuhi tingginya permintaan nelayan setiap harinya.
Akibatnya, setiap hari terlihat pemandangan nelayan yang berkerumun di SPBN untuk berebut mendapatkan solar.(TH05)














