Eks Keuchik di Bireuen Dituntut 4 Tahun Penjara dalam Kasus APBG

Ilustrasi. Jumat 27 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/*]

Banda Aceh. RU – Mantan Keuchik Gampong Karieng, Kecamatan Peudada, Bireuen, Irfadi, dituntut pidana penjara selama empat tahun dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) tahun 2018–2022.

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bireuen, Rizki Dwi Anugrah, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Dalam tuntutannya, jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara empat tahun serta denda Rp 100 juta subsider 60 hari kurungan.

“Terdakwa juga dibebani membayar uang pengganti sebesar Rp 549 juta lebih subsider 3 tahun,” kata Rizki, seperti iberitakan rahasiaumum.com, Jumat (27/02/2026).

Perkara ini berawal dari pengelolaan keuangan desa saat Irfadi menjabat sejak November 2017 hingga 2023.

Dalam rentang tersebut, ia memiliki kewenangan atas pengelolaan anggaran.

Selama 2018–2022, Gampong Karieng menerima dana ratusan juta rupiah setiap tahun yang bersumber dari Dana Desa, Alokasi Dana Gampong, serta bagi hasil pajak dan retribusi daerah.

Anggaran tersebut seharusnya digunakan untuk pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan warga, dan penanggulangan bencana.

Namun dalam pelaksanaannya ditemukan penyimpangan.

Berdasarkan Laporan Hasil Audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara oleh Inspektorat Kabupaten Bireuen tertanggal 6 November 2025, total kerugian negara mencapai Rp 549 juta.(R015)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...