Aceh Usulkan Dana Otsus 2,5 Persen dalam Revisi UUPA

Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersamaa Wakil Fadhlullah saat konsultasi terkait perubahan UUPA. Kamis 16 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/R015]

Banda Aceh. RU – Usulan peningkatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh menjadi minimal 2,5 persen mengemuka dalam konsultasi perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang digelar di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Kamis (16/04/2006).

“Itu angka minimal, kalau bisa dikasih lebih dari itu,” kata Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem dalam sambutannya.

Pernyataan tersebut disebut menjadi kesepakatan akhir dalam forum.

Ketua Badan Legislasi DPR RI Bob Hasan menyampaikan angka itu telah dimasukkan dalam draf revisi UUPA.

“Sebetulnya, dalam draft usulan perubahan UUPA, kami sudah mencantumkan angka Dana Otsus untuk Aceh sebesar 2,5 persen. Sebetulnya mudah bagi Mualem, sebab Abangdanya (Prabowo) sudah menjadi Presiden RI,” ujar Bob Hasan.

Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi menegaskan dua pernyataan tersebut sebagai poin penting hasil konsultasi.

Ia menyebut usulan itu kini tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat.

“Jadi, sejauh ini angka 2,5 persen sudah finis,” kata Nurlis.

Ia menambahkan, tahap berikutnya berada di pemerintah pusat setelah sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan pengembalian Dana Otsus ke angka 2 persen.

Forum dihadiri 31 anggota Baleg DPR RI yang dipimpin Ahmad Doli Kurnia, bersama unsur Pemerintah Aceh, DPR Aceh, kepala daerah, akademisi, dan tokoh masyarakat.

Dalam forum itu, Guru Besar Universitas Syiah Kuala Husni Jalil memaparkan sejumlah poin revisi, termasuk kewenangan pendidikan madrasah, pengelolaan migas, pemerintahan gampong, pelabuhan, qanun, serta Dana Otsus.

Akademisi Universitas Malikussaleh Amrizal J Prang menyoroti pentingnya peningkatan anggaran sekaligus mengkritisi kelemahan qanun yang kerap berbenturan dengan regulasi lain.

“Padahal Qanun adalah bentuk kekhususan Aceh,” katanya.

Sementara itu, tokoh perdamaian Aceh Munawar Liza Zainal menyinggung batas wilayah laut serta pentingnya menjaga besaran Dana Otsus.

“Apakah semua yang hadir di sini setuju,” tanya Munawar.

Seluruh peserta menjawab, “Setuju”.

Nurlis menegaskan revisi UUPA diarahkan untuk pembangunan berkelanjutan, termasuk mendukung penanganan dampak banjir di 18 kabupaten/kota di Aceh.(R015)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...