Redelong. RU – Akses jalan alternatif yang menghubungkan Kampung Delung Tue dan Kampung Pilar Jaya, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, terputus akibat tanah amblas.
Kerusakan tersebut membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
Akibatnya, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif dengan kondisi jalan licin, terutama saat hujan.
Situasi ini menyulitkan mobilitas warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga Pilar Jaya, Antonius, mengatakan kepada rahasiaumum.com, Jumat (23/10/2026), jembatan penghubung kedua kampung tersebut kembali rusak meski sedang dalam tahap perbaikan.
”Pas bencana kemarin kan jembatan itu agak rusak terus lagi di pasang beronjong rusak lagi, karena tanah nya amblas,” ujar Antonius.
Menurut dia, akses tersebut memiliki peran penting bagi warga, termasuk untuk menjangkau kawasan permukiman dan perkebunan.
Kerusakan jalan berdampak pada aktivitas sehari-hari, mulai dari mengantar anak ke sekolah hingga berbelanja kebutuhan pokok.
”Kalau jalan ini rusak warga sulit beraktivitas seperti mengantar anak ke sekolah, belanja kebutuhan sehari-hari dan lainnya,” ucapnya.
Jembatan tersebut sebelumnya rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor pada November 2025.
Warga kemudian melakukan perbaikan, termasuk pemasangan bronjong.
Namun, hujan dengan intensitas cukup tinggi menyebabkan tanah kembali amblas dan akses tersebut rusak.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen agar jalur penghubung antarkampung itu dapat kembali digunakan dan aktivitas masyarakat berjalan normal.(BI09)













