Petani di Abdya Keluhkan Selisih Harga Gabah hingga Rp400/Kg

Gabah
Panen padi di Abdya. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Blangpidie. RU – Petani di Aceh Barat Daya (Abdya) mengeluhkan  perbedaan harga pembelian gabah yang berada pada kisaran Rp6.600 hingga Rp6.700 per kilogram.

“Agen membeli gabah petani seharga Rp 6.7, ada juga agen lain yang membeli seharga Rp6.6,” kata petani di Gampong Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee, Abdya, Rabu (23/09/2026).

Menurutnya, harga tersebut berbeda dengan informasi yang diterima dari petani di kecamatan lain. Ia menyebut, gabah petani di wilayah tersebut dibeli dengan harga mencapai Rp 7.000 per kilogram.

“Ada petani dari kecamatan lain yang mengatakan, gabah mereka dibeli Rp7.000 per kilogram,” ujarnya.

Ia menilai, perbedaan harga tersebut cukup jauh bagi petani. Selisih harga Rp 300 hingga Rp 400 per kilogram ini, sangat memengaruhi pendapatan petani, terutama bagi mereka yang menjual gabah dalam jumlah besar.

“Ini sangat jauh perbedaannya. Kami berharap harga gabah petani bisa lebih merata dan sesuai, sehingga petani tidak dirugikan,” katanya.

Ia berharap adanya perhatian dari pihak terkait terhadap mekanisme dan perbedaan harga gabah di tingkat petani.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...