Sekolah di Aceh Tenggara Masih Butuh Akses Jalan dan Air Bersih

Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry beserta jajaran Dinas Pendidikan mendengar aspirasi dari berbagai sekolah di Aceh Tenggara. Sabtu 12 September 2026 [Dok. rahasiaumum.com/AFW11]

Kutacane. RU – Kebutuhan infrastruktur dasar masih menjadi persoalan sejumlah sekolah di Kabupaten Aceh Tenggara, mulai dari akses jalan hingga ketersediaan air bersih.

Persoalan itu disampaikan Kepala SD Negeri Titi Panjang Gajah Mati, Adi Suharjono Nst, saat bertemu Bupati Aceh Tenggara M. Salim Fakhry dalam agenda temu ramah bersama kepala sekolah SD dan SMP, di SD Negeri Ngkeran, Sabtu (12/09/2026).

“Kami mengusulkan perbaikan fasilitas akses jalan menuju sekolah serta pembuatan sumur bor untuk kebutuhan air bersih di lingkungan sekolah,” kata Adi.

Menurut Adi, perbaikan tersebut diperlukan untuk mendukung aktivitas sekolah dan kelancaran proses belajar mengajar.

Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Fakhry juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab kepala sekolah dalam menjalankan tugas.

Ia mengatakan, pertemuan secara langsung dengan para kepala sekolah diperlukan untuk mengetahui kondisi serta berbagai persoalan yang dihadapi satuan pendidikan di lapangan.

“Bapak dan ibu guru adalah pahlawan yang paling berjasa. Karena bimbingan dan binaan guru-lah anak-anak kita menjadi bisa,” ujar Fakhry.

Fakhry menegaskan, setiap aspirasi yang disampaikan sekolah akan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kewenangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara Zulkifli menyebut penguatan manajemen sekolah juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Menurut dia, kepala sekolah harus memahami tugas pokok dan fungsi, termasuk dalam pengelolaan satuan pendidikan serta pengembangan kompetensi.

Pertemuan tersebut diikuti kepala sekolah SD dan SMP dari Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Lawe Alas, dan Bambel.(AFW11)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...