Dugaan Penganiayaan Wartawan di Aceh Utara Dilaporkan ke Denpom

PWI Lhokseumawe. Senin 31 Agustus 2026 [Dok. PWI Lhokseumawe/rahasiaumum.com]

Lhokseumawe. RU – Dugaan penganiayaan terhadap wartawan Haiqal Alfikri dilaporkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) IM/1 Lhokseumawe, Senin (31/08/2026).

Pelaporan dilakukan setelah Haiqal diduga dipukul anggota TNI berinisial H yang bertugas di Koramil 10/Tanah Luas, Kodim 0103/Aceh Utara.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di Lapangan Sepak Bola Bumigas Blang Jruen, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Kamis, 27 Agustus 2026.

Laporan tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Nomor STTL/02/VIII/2026.

PWI Lhokseumawe menunjuk Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Lhokseumawe sebagai kuasa hukum Haiqal.

Laporan disampaikan korban bersama Ketua YARA Lhokseumawe Ibnu Sina dan Sekjen YARA Fuadi Bachtiar, serta dikawal Ketua PWI Lhokseumawe Sayuti Achmad dan sejumlah anggota.

“Kami telah melaporkan kejadian dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap wartawan, Haiqal Alfikri, yang diduga dilakukan anggota TNI Koramil 10/Kecamatan Tanah Luas jajaran Kodim 0103 Aceh Utara ke Denpom IM/1. Sesuai laporan pengaduan Nomor: LP/02/VIII/2026,” kata Ibnu Sina.

Menurut Ibnu, laporan tersebut menjadi langkah awal agar dugaan tindak pidana diproses melalui mekanisme hukum militer.

“Ini merupakan laporan awal yang kita ajukan. Setelah itu, kita akan menunggu tahapan selanjutnya dari pihak Denpom,” ujarnya.

Ketua PWI Lhokseumawe Sayuti Achmad mengatakan pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“PWI berharap dugaan kekerasan terhadap wartawan itu dapat ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tutup Sayuti.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...