Blangpidie. RU – Telepon seluler sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diperiksa secara mendadak dalam apel penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Senin (31/08/2026).
Pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut dari penegasan Bupati Abdya Safaruddin yang menyatakan tidak memberikan toleransi terhadap ASN yang terlibat judi online (judol).
Pengecekan dilakukan di Halaman Kantor Bupati Abdya dan melibatkan Kapolres Abdya AKBP Ade Gita Rachmadi B, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al Amin, Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, serta Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi.
Hasil pemeriksaan mendadak itu menunjukkan tidak ditemukan aplikasi judi online pada perangkat para ASN yang diperiksa.
Safaruddin mengatakan keterlibatan aparatur dalam aktivitas tersebut bukan hanya berpotensi mengganggu kinerja, tetapi juga berdampak terhadap moralitas dan kondisi ekonomi keluarga.
“Saya tidak ingin ada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Abdya yang terlibat, memfasilitasi, apalagi ketagihan judi online. Ini bukan sekadar pelanggaran disiplin, tapi sudah menjadi penyakit sosial yang merusak kedinasan dan keluarga,” katanya.
Menurut Safaruddin, pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebagai bagian dari langkah pencegahan sekaligus pengawasan terhadap aparatur.
“Jika terbukti ada aplikasi atau aktivitas transaksi judi online di dalamnya, kita pastikan ada sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Ia mengingatkan ASN memiliki tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat sehingga harus mampu memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari.
“Konsentrasi hari ini adalah bekerja nyata untuk daerah, termasuk kesiapsiagaan dalam penanganan karhutla, bukan justru sibuk menatap layar Hp untuk mengadu nasib lewat judi online,” tuturnya.
Safaruddin menambahkan, pemeriksaan serupa akan dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan.
Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) setempat dalam pelaksanaannya.
“Kita berharap pengecekan Hp ini dapat memberikan efek jera sekaligus menjaga marwah Pemkab Abdya dari pengaruh negatif judi online,” pungkasnya.(T08)













