Subulussalam. RU – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampong (Pilkampong) Serentak 2026, Wali Kota Subulussalam H. Rasyid Bancin mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Panitia Pemilihan Kepala Kampong (P2K) agar menjaga netralitas selama seluruh tahapan berlangsung.
Pernyataan tersebut disampaikan HRB pada Senin (29/06/2026).
Selain menekankan sikap netral, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi bohong yang berpotensi memicu keresahan menjelang pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 1 September 2026.
“Kita mengharapkan agar masyarakat tidak ada menyebarluaskan isu-isu hoaks yang menyebabkan pemicu kekisruhan di tengah-tengah masyarakat dalam momen pemilihan kepala kampong secara serentak ini,” ujar HRB.
HRB turut meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK) serta para camat di Kota Subulussalam menjalankan tugas secara profesional tanpa memihak kepada calon tertentu.
“Saya meminta kepada DPMK dan Camat serta P2K tidak ada yang bersikap mengintervensi dan betul-betul menyeleksi berkas para calon Kepala Kampong nantinya,” imbuh HRB.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi selama proses Pilkampong Serentak 2026.
Menurutnya, masyarakat harus memperoleh informasi secara luas agar seluruh tahapan dapat diikuti dengan baik.
“DPMK dan P2K kita harapkan menyebarkan informasi pemilihan kepala kampong serentak ini seluas-luasnya, agar tidak ada masyarakat yang ketinggalan informasi,” pungkas HRB.(MB017)













