Petani Sulit Operasikan Alat Pertanian Akibat Kelangkaan Biosolar

Antre Biosolar
Jeriken milik petani berjejer hingga ke luar areal SPBU di Meulaboh, Aceh Barat, karena panjangnya antrean untuk mendapatkan biosolar. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Meulaboh. RU – Petani di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM subsidi jenis biosolar untuk mengoperasikan alat pertanian untuk mengolah sawah menjelang musim tanam.

Ketua Kelompok Tani Keude Tanjong Kaway, Azhar, mengatakan program pemerintah untuk meningkatkan produksi padi menghadapi kendala di lapangan akibat keterbatasan pasokan BBM bagi petani.

“Sebagian lahan belum bisa dibajak karena petani kesulitan memperoleh biosolar yang dibutuhkan untuk mengoperasikan alat pertanian,” ujarnya, Sabtu (30/05/2026).

Ia menilai perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar petani, khususnya ketersediaan BBM subsidi untuk sektor pertanian, masih belum optimal. Sehingga petani harus membeli BBM non-subsidi dengan harga lebih tinggi dibanding harga subsidi.

“Kami pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten memberi perhatian terhadap persoalan yang dihadapi petani, terutama terkait kemudahan mendapatkan BBM subsidi untuk kebutuhan pengolahan lahan,”ujarnya.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...