Rahmad Fauzi Apresiasi JKA Tanpa Desil, Namun Pertanyakan Dasar Anggaran

Rahmad Fauzi, mahasiswa asal Abdya juga ketua BEM Unaya. Minggu 10 Mei 2026. [Foto Dok : Pribadi/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Rahmad Fauzi, mahasiswa asal Aceh Barat Daya (Abdya), meminta Pemerintah Kabupaten Abdya terbuka terkait sumber pendanaan kebijakan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang tidak lagi menggunakan data desil atau basis data terpadu dalam penyalurannya.

Rahmad yang juga ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Abulyatama (Unaya) itu menilai kebijakan tersebut sebagai langkah yang berpihak kepada masyarakat karena mempermudah akses layanan kesehatan.

Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaannya tetap sesuai aturan tata kelola keuangan daerah.

“Kami mengapresiasi niat Bupati Abdya yang ingin mempermudah akses kesehatan tanpa sekat desil. Namun, sebagai mahasiswa, kami wajib mempertanyakan: pakai dana apa? Jangan sampai niat baik ini justru menabrak aturan tata kelola keuangan atau hanya menjadi janji manis yang membebani APBK tanpa dasar hukum yang jelas,” ujar Rahmad kepada rahasiaumum.com, Minggu (10/05/2026).

Menurut dia, keterbukaan informasi publik penting untuk mencegah munculnya polemik di tengah masyarakat.

Tanpa penjelasan rinci mengenai sumber anggaran, kebijakan tersebut dinilai berpotensi menjadi “bola panas” secara politik maupun sosial.

Rahmad menegaskan, kritik yang disampaikan bukan untuk menjatuhkan pemerintah daerah, melainkan bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa.

“Program yang bagus harus dibarengi dengan administrasi yang bersih. Jika sumber dananya jelas, kami akan menjadi garda terdepan untuk mendukung. Namun jika abu-abu, kami akan terus mempertanyakannya demi kepentingan masyarakat Abdya,” katanya.(IA03)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...