Pentagon Rilis 162 Dokumen Rahasia Terkait UFO

Foto UFO
Foto hasil rendering Laboratorium FBI yang menggambarkan laporan saksi mata yang menguatkan dari bulan September 2023 tentang sebuah objek logam perunggu berbentuk elips yang tampak muncul dari cahaya terang di langit AS. [Foto: war.gov]

Washington DC. RU – Pentagon mulai merilis dokumen-dokumen baru terkait UFO dan menyatakan masyarakat bebas menarik kesimpulan mereka sendiri mengenai “fenomena anomali tak dikenal” atau unidentified anomalous phenomena (UAP).

Salah satu dokumen memuat laporan seorang pilot drone yang mengaku melihat objek bercahaya terang di langit sebelum tiba-tiba menghilang.

Dalam unggahan di platform X, Pentagon menyebut pemerintahan-pemerintahan sebelumnya cenderung berusaha mendiskreditkan atau meredam rasa ingin tahu publik terkait UFO.

Selain Pentagon, proyek keterbukaan dokumen UFO ini juga melibatkan Gedung Putih, Direktur Intelijen Nasional, Departemen Energi AS, NASA, dan FBI.

Situs baru yang memuat dokumen-dokumen UAP itu memiliki tampilan bergaya retro, lengkap dengan gambar hitam-putih objek terbang misterius dan tulisan bergaya mesin ketik lawas.

Dalam rilis tahap pertama, terdapat 162 dokumen yang mencakup kabel diplomatik lama Departemen Luar Negeri AS, dokumen FBI, hingga transkrip misi luar angkasa NASA.

Salah satu dokumen mengungkap wawancara FBI dengan seseorang yang diidentifikasi sebagai pilot drone.

Dalam laporan pada September 2023 itu, sang pilot mengaku melihat “objek linear” dengan cahaya sangat terang hingga ia dapat melihat “garis-garis di dalam cahaya tersebut” di langit.

“Objek itu terlihat selama lima hingga sepuluh detik, lalu cahayanya padam dan benda tersebut menghilang,” demikian isi wawancara FBI tersebut.

Dokumen lain berupa foto NASA dari misi Apollo 17 tahun 1972 yang memperlihatkan tiga titik membentuk formasi segitiga.

Pentagon menyatakan belum ada kesepakatan mengenai sifat anomali tersebut, tetapi analisis awal terbaru menunjukkan kemungkinan bahwa objek itu merupakan “benda fisik”.

Pentagon sebenarnya sudah bertahun-tahun berupaya membuka dokumen terkait UFO. Kongres AS bahkan membentuk kantor khusus pada 2022 untuk membantu proses deklasifikasi dokumen tersebut.

Dalam laporan perdana tahun 2024, kantor itu mengungkap ratusan insiden baru UAP, tetapi tidak menemukan bukti bahwa pemerintah AS pernah memastikan keberadaan teknologi alien.

Selama puluhan tahun, isu UFO hidup di wilayah abu-abu antara teori konspirasi, laporan militer rahasia, dan rasa penasaran publik yang tidak pernah benar-benar padam.

Pemerintah Amerika Serikat berkali-kali dituduh menutup-nutupi informasi mengenai objek terbang misterius yang tidak dapat dijelaskan.

Pentagon sendiri lama memilih pendekatan defensif: membatasi akses dokumen, meremehkan laporan saksi, atau membingkai isu UFO sebagai kesalahan pengamatan biasa.

Istilah UFO sebelumnya dikenal sebagai Unidentified Flying Object, yakni objek terbang yang tidak dapat diidentifikasi secara langsung.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah AS mulai menggunakan istilah baru, Unidentified Anomalous Phenomena (UAP), untuk menggambarkan berbagai fenomena udara, laut, atau ruang angkasa yang belum dapat dijelaskan secara pasti oleh teknologi yang dikenal publik.

Selama era Perang Dingin, banyak laporan UFO diyakini sengaja dikubur karena berkaitan dengan proyek militer rahasia Amerika. Pemerintah AS khawatir kepanikan publik, spekulasi tentang alien, atau bocornya teknologi strategis dapat mengganggu keamanan nasional.

Proyek-proyek seperti Blue Book, Area 51, hingga berbagai dokumen CIA dan Pentagon selama puluhan tahun memperkuat keyakinan publik bahwa Washington mengetahui jauh lebih banyak daripada yang mereka akui secara resmi.

Namun informasi mengenai UFO tidak pernah benar-benar hilang. Dari pilot tempur, operator radar, mantan personel intelijen, hingga pejabat militer, cerita tentang objek misterius terus beredar secara diam-diam selama puluhan tahun.

Sebagian bocor melalui dokumen internal, sebagian lagi muncul melalui wawancara, forum investigatif, dan media alternatif. Internet kemudian mempercepat penyebaran cerita-cerita tersebut hingga membentuk tekanan publik yang semakin sulit dikendalikan.

Perubahan besar mulai terjadi ketika sejumlah video militer AS bocor ke publik pada akhir dekade 2010-an.

Rekaman dari pilot Angkatan Laut Amerika memperlihatkan objek yang bergerak dengan pola ekstrem dan sulit dijelaskan teknologi penerbangan konvensional.

Video-video itu memicu gelombang baru perhatian global terhadap UFO dan membuat Pentagon untuk pertama kalinya mengakui keberadaan laporan UAP secara resmi.(TH05/Republika)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...