Polisi Tunggu Keterangan Dokter Forensik soal Kematian Sahila

Autopsi dilakukan di RSUD H Sahudin Kutacane oleh dokter forensik dari Rumah Sakit Bener Meriah. Sabtu 9 Mei 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Polres Aceh Tenggara masih menunggu hasil autopsi terhadap jenazah Sahila Khairunnisa (10), bocah perempuan yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan Desa Pintu Rimbe, Kecamatan Lawe Alas.

Autopsi dilakukan di RSUD H Sahudin Kutacane oleh dokter forensik dari Rumah Sakit Bener Meriah untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara Iptu Zery Irfan mengatakan proses autopsi masih berlangsung sehingga pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban.

“Benar, dokter forensik dari Rumah Sakit Bener Meriah sedang melakukan autopsi terhadap jenazah korban di RSUD H Sahudin Kutacane,” kata Zery seperti diberitakan rahasiaumum.com, Minggu (10/05/2026).

Ia mengatakan polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik sebelum mengambil langkah lanjutan dalam penyelidikan kasus tersebut.

“Hasil autopsi belum diketahui, kami masih menunggu keterangan dari dokter forensik,” ujarnya.

Sebelumnya, Sahila dilaporkan hilang sejak Rabu 29 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.

Bocah asal Desa Lawe Sempilang, Kecamatan Lawe Alas, itu disebut tidak pulang ke rumah sehingga keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian selama sepuluh hari.

Korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area perkebunan warga di Desa Pintu Rimbe.

“Sepuluh hari korban menghilang, keluarga mencari ke mana-mana tetapi tidak menemukan hasil. Hari ini keluarga berduka, Sahila ditemukan meninggal dunia di perkebunan warga,” kata Rosy, salah satu keluarga korban saat dikonfirmasi rahasiaumum.com, pada Jumat 8 Mei 2026 lalu.(AFW016)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...