Lima Keluarga Direlokasi Akibat Huntara Rusak Diterjang Angin Kencang

Huntara Rusak
Lima unit Huntara diterjang angin kencang di Kampung Kute Kering, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (24/03/2026). Foto: (Dokumen warga)

Redelong. RU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah merelokasi lima keluarga penghuni hunian sementara (huntara) di Kampung Kute Kering, Kecamatan Bukit, karena atap hunian yang mereka tempati rusak diterjang angin kencang.

Kepala BPBD Kabupaten Bener Meriah Safriadi mengatakan, atap hunian sementara korban bencana tersebut rusak akibat angin kencang yang terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026.

“Lima keluarga tersebut direlokasi ke huntara yang masih kosong. Sedangkan atap huntara yang rusak akibat angin kencang, akan diperbaiki rekanan yang membangun huntara tersebut,” kata Safriadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, lima unit Huntara di Kampung Kute Kering, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, rusak pada bagian atapnya setelah diterjang angin kencang, dua hari lalu.

Lima unit huntara tersebut berada di Blok A yang dihuni lima keluarga korban bencana hidrometeorologi.

Kelima keluarga tersebut yakni Muhammad S, Syahbudin, Edi Susanto, Joko Santoso, dan Fadilah.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...