25 Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Teupin Breuh

25 Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Teupin Breuh

Idi. RU – Angin kencang melanda Desa Teupin Breuh, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur pada Rabu malam sekitar pukul 18:45 Wib. Akibat bencana tersebut, 25 Rumah rusak parah.

Kepala Desa setempat, Iskandar mengatakan, angin kencang disertai hujan terjadi saat warga hendak menunaikan ibadah shalat magrib.

Warga yang panik berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

“kejadian saat masyarakat hendak menunaikan shalat magrib dan warga panik hingga menyelamatkan diri keluar rumah,” kata Iskandar, Kamis (12/06/2025).

Pantauan dilokasi, terlihat pohon juga turut tumbang hingga menimpa rumah warga hingga mengakibat bangunan rumah rusak parah.

Iskandar menerangkan akibat bencana itu, sebanyak 25 unit rumah rusak mulai dari tertimpa pohon hingga atap rumah diterjang angin.

“Total kerusakan ada 25 unit rumah Ada yang rusak tertimpa pohon dan atap rumah diterjang angin kencang,” ujar Kepala Desa Teupin Breuh

Hingga kini para korban terpaksa mengungsi kerumah tetangga karena rumah mereka rusak parah akibat bencana alam yang melanda Kabupaten Aceh Timur.(HB012)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...