Pemkot Subulussalam Salurkan 7 Ton Beras untuk Warga Sultan Daulat

Pemko Subulussalam serahkan bantuan berupa 7 ton beras untuk warga terdampak banjir di Sultan Daulat. Jumat 28 November 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Pemerintah kota Subulussalam menyalurkan bantuan masa panik berupa beras sebanyak 7 ton lebih kepada warga terdampak banjir di tiga Desa dalam wilayah kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Jumat (28/11/2025) malam.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Subulussalam.H.Rasyid Bancin atau HRB didampingi Kepala Pelaksanaan Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subulussalam, Ramadhan, Sekretaris Dinsos Aspin, Kadis Pangan Badalsyah, Camat Sultan Daulat, Samsir Najir dan Kapolsek Sultan Daulat.

HRB mengatakan bantuan itu adalah bantuan dari Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf yang dikeluarkan dari gudang Bulog Kota Subulussalam.

Dikatakan, sebanyak 7 ton 50 Kg beras yang diserahkan kepada tiga desa yang terdampak banjir di kecamatan Sultan Daulat.

Masing-masing kata HRB, Desa Suka Maju,Sigrun dan Desa Jabi-Jabi.

“Untuk Desa Suka Maju diberikan sebanyak 76 karung beras dengan berat total 3,8 ton, kemudian untuk Desa Sigrun sebanyak 19 karung dengan berat 950 kg lalu di Desa Jabi-Jabi 46 karung dengan berat 2,8 ton,” kata HRB

HRB pastikan pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.

Diakui, telah berkomunikasi dengan Direktorat penanganan bencana alam dari Kemensos yakni ibu Cece yang saat ini tengah berada di kabupaten Langkat.

Melalui komunikasi itu,lanjut HRB,bantuan juga akan segera dikirimkan ke Kota Subulussalam.

Selain itu, sambung HRB, ia juga telah melakukan komunikasi dengan BPNP yakni Jarwan dan dipastikan logistik telah dikirimkan yang saat ini tengah dalam perjalanan dari Kota Medan menuju Kota Subulussalam.

“Segala bentuk bantuan baik dari pemerintah pusat maupun provinsi akan segera kami distribusikan tanpa pandang waktu dan tanpa kenal lelah,” pungkasnya.(MB017)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...