Nelayan Pidie Hilang saat Melaut

Perahu nelayan
Perahu milik Mutmaninah yang ditemukan tanpa awak dan berhasil ditarik nelayan ke darat, Sabtu (19/09/2026). [Foto: Dok Warga/Rahasiaumum.com]

Sigli. RU – Seorang nelayan bernama Mutmaninah (60) dilaporkan hilang saat melaut menggunakan perahu pancing.

Perahu korban ditemukan terapung tanpa awak di tengah laut, sementara tim gabungan bersama nelayan masih melakukan pencarian untuk menemukan keberadaannya.

Mutmaninah diketahui berasal dari Keumangan, Kecamatan Mutiara Barat, dan setelah berkeluarga berdomisili di Utue, Kecamatan Pidie.

Informasi yang diterima Sabtu (19/09/2026), sekitar pukul 11.29 WIB nelayan setempat menemukan satu unit perahu mesin tanpa orang di perairan pesisir Pasie Rawa, yang diduga milik Mutmaninah.

Perahu itu kemudian ditarik ke darat oleh nelayan Pasie Rawa, namun Mutmaninah tidak ditemukan bersama perahu tersebut.

Petunjuk lain diperoleh dari TPI Kuala Pekan Baro, sepeda motor milik korban juga masih berada di tempat biasa ia memarkir kendaraan saat pergi melaut.

Panglima Laot Kabupaten Pidie, Marfian AS, mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti kronologis hilangnya korban.

“Belum diketahui apakah korban terjatuh ke laut atau bagaimana kejadiannya. Berdasarkan keterangan sejumlah nelayan, perahu korban ditemukan terapung di tengah laut dan kemudian ditarik ke darat oleh nelayan lainnya,” kata Marfian.

Saat ini, pencarian terhadap Mutmaninah terus dilakukan dengan melibatkan unsur TNI AL dan Polairud Polres Pidie, serta oleh nelayan Pekan Baro dan Genteng.

Hingga Sabtu sore, tim gabungan masih menyusuri area yang diduga menjadi lokasi terakhir korban melaut.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...