Pemkab Aceh Timur Jajaki Ekspor Tuna dari PPI Idi

Tuna Idi
Ikan hasil tangkapan nelayan di PPN Idi, Aceh Timur. (Foto: ANTARA)

Idi. RU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur menjajaki ekspor tuna sirip kuning langsung dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi yang berada di kabupaten tersebut.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky di Aceh Timur, Selasa, mengatakan ekspor langsung dari pelabuhan tersebut turut meningkatkan perekonomian masyarakat dari sektor perikanan dan kelautan.

“Kami terus mencari mitra atau investor agar ekspor tuna sirip kuning maupun jenis ikan lainnya bisa langsung PPN Idi. Ekspos langsung ini akan meningkatkan nilai jual perikanan di Kabupaten Aceh Timur,” katanya.

Bupati mengatakan Kabupaten Aceh Timur memiliki potensi perikanan tangkap, seperti tuna sirip kuning menjanjikan. Potensi tersebut harus digarap dengan maksimal guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sedangkan PPN Idi, kata dia, merupakan pelabuhan terbesar nomor dua di Provinsi Aceh setelah Lampulo, Banda Aceh. Pelabuhan tersebut memenuhi syarat untuk ekspor langsung.

Selain itu, kata dia, pemerintah daerah juga mengupayakan infrastruktur pendukung seperti tempat penyimpanan atau gudang pendingin guna menjaga kualitas ikan.

“Kami juga mengundang investor agar ada pabrik-pabrik pengolahan seperti minyak makan dan pengalengan ikan. Ikan-ikan kualitas bagus dikalengkan untuk diekspor. Semua proses perizinan kami bantu,” kata Iskandar Usman Al-Farlaky.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PPN Idi Ermansyah mengatakan ikan tuna sirip kuning hasil tangkapan nelayan yang didaratkan di pelabuhan tersebut pada 2024 mencapai 147 ribu ton.

“Ini data tuna yang hanya di daratkan di PPN Idi, tidak termasuk dari pelabuhan-pelabuhan kecil lainnya di Kabupaten Aceh Timur. Kalau termasuk, jumlahnya lebih banyak,” katanya.

“Tangkapan ikan nelayan Aceh Timur melimpah. Sejak puluhan tahun lalu hingga sekarang, ikan didaratkan di PPN Idi dipasarkan ke sejumlah kabupaten kota lainnya di Provinsi Aceh. Ada juga sebagian dipasarkan ke Sumatera Utara, seperti Medan dan Sibolga,” kata Ermansyah.(TH05)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...