Warga Dirawat Usai Terhirup Gas, Didiagnosa Sakit Lambung

Aceh Timur
Manajemen PT Medco E&P Malaka mengunjungi pasien yang dirawat di RSUD dr Zubir Mahmud, Aceh Timur. (Foto: Dok PT Medco E&P Malaka)

Idi. RU – Dinas Kesehatan (Dinses) Kabupaten Aceh Timur menyatakan seorang warga yang menjalani perawatan di Puskesmas karena mengeluh sakit setelah menghirup bau tak sedap dari sumur migas, didiagnosa menderita sakit lambung.

“Pada saat pemeriksaan dokter Puskesmas, pasien diagnosa gastritis atau sakit di lambung. Kemudian, pasien berikan obat lambung dan kini sudah membaik,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Mulyani di Aceh Timur, dikutip Rabu (13/08/2025).

Sebelumnya, korban bernama Mariana (36), warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, dirawat di Puskesmas setelah menghirup bau tak sedap atau diduga gas saat berada di kebunnya sekitar 1,5 kilometer dari sumur migas AS9 milik PT Medco E&P Malaka.

Kejadian itu terjadi pada Sabtu, 9 Agustus 2025 sekira pukul 13.00 WIB. Awalnya Mariana tiba-tiba mengalami gejala muntah-muntah, mual dan kepala pusing setelah menghirup bau tidak sedap, sehingga korban harus dirawat di puskesmas.

“Setelah menjalani perawatan di Puskesmas, pasien meminta dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zubir Mahmud. Kini, pasien dirawat di rumah sakit tersebut,” kata Mulyani.

Sementara itu, PT Medco E&P Malaka menegaskan komitmennya terhadap aspek keselamatan lingkungan serta keselamatan pekerja dan masyarakat di sekitar perusahaan.

Senior Communication Medco E&P Leony Lervyn mengatakan komitmen tersebut sebagai respons laporan warga Desa Panton Rayeuk T yang diduga mengalami keracunan akibat pembersihan sumur minyak AS9.

“Saat ini, perusahaan sedang melaksanakan kegiatan perawatan fasilitas produksi secara nonrutin dan terencana. Keselamatan masyarakat, pekerja, lingkungan, dan fasilitas produksi merupakan prioritas utama kami,” kata Leony Lervyn.

Leony menuturkan tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menjaga keandalan operasional serta memastikan pasokan energi yang aman dan berkelanjutan. “Kami juga memastikan bahwa seluruh operasi kami berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur serta peraturan yang berlaku,” kata Leony Lervyn.(TH05)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...