Pemerintah Aceh Beri Perhatian kepada Korban Insiden Bendera di Pidie

Suasanan kunjungan Wagu Fadhlullah dan Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan Insiden Bendera di Pidie. Kamis 5 November 2026 [Dok. Biro Adpim Setda Aceh/rahasiaumum.com]

Sigli. RU – Pemerintah Aceh bersama kepolisian turun langsung menemui warga yang menjadi korban insiden pengibaran dan penertiban Bendera Bulan Bintang di Kabupaten Pidie.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban sekaligus mendengar langsung keluhan dan kebutuhan mereka.

Wakil Gubernur H. Fadhlullah bersama Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menjenguk para korban di Kabupaten Pidie, Kamis (05/11/2026).

Kunjungan itu turut dihadiri Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Teuku Mustafa Kamal, Anggota DPRA Khairil Syahrial dari Fraksi Gerindra, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, Dirintelkam Polda Aceh Kombes Pol. Said Anna Fauza, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, serta Karo Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat, S.STP., M.Si.

Kehadiran Wagub dan Kapolda merupakan bentuk perhatian Pemerintah Aceh terhadap masyarakat yang terdampak peristiwa di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.

Dalam kesempatan tersebut, Fadhlullah bersama Kapolda berdialog langsung dengan para korban dan keluarga.

Keduanya mendengarkan keluhan, masukan, serta aspirasi masyarakat terkait insiden yang terjadi.

Selain memberikan dukungan moril, Wagub Aceh juga menyerahkan bantuan kepada para korban.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak peristiwa tersebut.

Melalui kunjungan itu, Pemerintah Aceh berharap seluruh korban memperoleh perhatian dan penanganan yang baik.

Pemerintah juga mengajak semua pihak mengedepankan komunikasi, menjaga ketenangan, dan tidak memperkeruh situasi.

Wagub bersama Kapolda dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menekankan pentingnya menjaga persatuan, keamanan, dan perdamaian Aceh agar situasi tetap kondusif serta hubungan antara masyarakat dan pemerintah tetap terpelihara.(R10)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...