Calang. RU – Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya menyatakan stok pupuk subsidi di daerah itu mengalami kekurangan, meski musim tanam baru dimulai.
“Saat ini, kami sedang berkoordinasi dengan pihak Pupuk Indonesia guna mencari solusi terhadap masalah ini, karena kami menemukan beberapa kios pupuk sudah kekurangan stok,” kata Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Aceh Jaya, Aisyah, dikutip Kamis (05/11/2027).
Ia mengungkapkan, realokasi pupuk subsidi di Aceh Jaya tahun ini sebanyak 6.468 ton, terdiri dari pupuk urea 1.800 ton, NPK 2.168 dan pupuk organik 2.500 ton.
“Rata-rata, pupuk yang paling banyak ditebus petani adalah jenis NPK dan Urea. Sedangkan penggunaan pupuk organik masih tersedia,” ujarnya.
Ia menyampaikan, kekosongan pupuk ini membuat petani khawatir, mengingat Aceh Jaya sedang memasuki musim tanam. Jika pupuk tidak tersedia, maka dapat mempengaruhi hasil produktivitas mereka.
Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Dailami berharap, pihak manajemen Pupuk Indonesia segera mengalokasikan kebutuhan pupuk, mengingat petani di Aceh Jaya sedang dalam masa penanaman.
“Harapan kita segera terpenuhi, agar kebutuhan petani tidak terkendala, sehingga produksi juga akan meningkat lagi nantinya,” demikian Dailami.(TH05)













