Blangkejeren. RU – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gayo Lues, mengakibatkan meninggalnya seorang remaja putri bernama Angelina (14).
Korban tertimbun material longsor saat dalam perjalanan pulang bersama kedua orang tuanya dari kebun menuju rumah di Desa Tongra.
Saat melintasi lokasi kejadian, tebing tiba-tiba longsor dan menimpa ketiganya. Angelina tertimbun seluruh tubuhnya, sementara kedua orang tuanya tertimbun hingga sebatas pinggang dan berhasil menyelamatkan diri.
Kedua orang tua korban kemudian meminta bantuan warga karena tidak mampu mengeluarkan Angelina dari timbunan material longsor.
“Setelah dilakukan penggalian bersama, korban berhasil dievakuasi, tetapi nyawanya tidak tertolong,” ujar warga, Rabu (04/11/2026).
Pihak BPBA menyebutkan terdapat enam desa di dua kecamatan terdampak banjir dan longsor, yakni; Desa Berhut, Terlis, dan Tongra di Kecamatan Terangun, serta Desa Gumpang Pekan, Meloak Aih Ilang, dan Singah Mule di Kecamatan Putri Betung.
Selain itu, bencana tersebut juga menyebabkan Jembatan Agusen Toa ambruk dan akses transportasi Gayo Lues–Aceh Barat Daya (Abdya) sempat lumpuh total.
Sedangkan jalur Blangkejeren–Kutacane yang sebelumnya tertutup longsor, saat ini sudah dapat dilalui.(TH05)













