Kutacane. RU – Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan kabut asap yang terpantau menyebar di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Aceh.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara Rosita Astuti mengatakan, berdasarkan citra Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 14 Oktober 2026, sebaran asap terdeteksi di sejumlah wilayah di Sumatera.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan membagikan masker kepada masyarakat di depan kantor dinas setempat pada Kamis (15/10/2026).
Rosita mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila kabut asap semakin tebal.
Masyarakat juga diminta menutup pintu dan jendela rumah agar asap tidak mudah masuk.
Menurut Rosita, paparan kabut asap dapat mengganggu kesehatan, terutama pada anak-anak, lanjut usia, dan kelompok rentan.
Warga yang mengalami batuk, sesak napas, mata perih, atau keluhan kesehatan lainnya diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
“Jika mengalami batuk, sesak napas, mata perih, atau gangguan kesehatan lainnya, segera periksakan diri ke Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” kata Rosita.
Selain membagikan masker, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat memperbanyak minum air putih dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Warga juga diminta tidak membakar sampah, hutan, maupun lahan karena dapat memperburuk kualitas udara.
Rosita mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melindungi kesehatan keluarga selama kabut asap masih mengancam.
“Jaga kesehatan diri dan keluarga, waspada terhadap kabut asap, dan jangan melakukan pembakaran yang dapat memperburuk kualitas udara,” ujarnya.(AFW11)













