BPKD Abdya, Gaji ke-13 Cair 8 Juni 2026, Anggaran Rp 17,68 M

Kepala BPKD Abdya, Mussawir. Minggu 7 Juni 2026 [Dok. Pribadi/rahasiaumum.com]

Blangpidie. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyiapkan anggaran sebesar Rp 17,68 miliar untuk pembayaran gaji ke-13 bagi ASN, PPPK, pimpinan daerah, dan anggota DPRK yang mulai dicairkan pada Senin, 8 Juni 2026.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Abdya, Mussawir, mengatakan seluruh proses administrasi pencairan telah rampung sehingga dana siap disalurkan kepada para penerima.

“Gaji ke-13 akan mulai dicairkan pada Senin mendatang,” kata Mussawir, kepada rahasiaumum.com, Minggu (07/06/2026).

Ia menjelaskan, penerima gaji ke-13 terdiri atas 2.745 PNS dengan alokasi anggaran Rp 13,74 miliar dan 1.015 PPPK sebesar Rp 3,82 miliar.

Selain itu, gaji ke-13 juga diberikan kepada kepala daerah dan wakil kepala daerah sebesar Rp 11,59 juta serta 25 anggota DPRK Abdya dengan total Rp 104,87 juta.

“Total keseluruhan anggaran gaji ke-13 yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Abdya mencapai Rp 17.685.700.958 yang bersumber dari APBK Tahun 2026,” ujar Mussawir.

Menurutnya, besaran gaji ke-13 yang diterima masing-masing pegawai disesuaikan dengan pangkat, golongan, dan jabatan.

Pencairan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Membayar (SPM) yang diajukan setiap SKPK kepada BPKD.

Mussawir menilai pemberian gaji ke-13 merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi ASN dan PPPK dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah berharap pencairan gaji ke-13 ini dapat membantu kebutuhan ASN dan PPPK serta menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Pencairan gaji ke-13 tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan para penerima, terutama menjelang tahun ajaran baru sekolah.(T018)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...