Apkasindo Abdya Soroti Anjloknya Harga TBS Sawit

PKS di Abdya
Pekerja membongkar TBS kelapa sawit di pabrik PT Mon Jambe. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Blangpidie. RU – Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh Barat Daya (Abdya), Muzzam, menyoroti anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat pabrik maupun pengepul yang dinilai semakin membebani petani.

Menurutnya, penurunan harga sawit yang terjadi saat ini diduga dipicu efek psikologis pasar setelah pernyataan presiden terkait harga sawit nasional yang tidak boleh lagi ditentukan negara lain.

Kondisi tersebut disebut membuat pabrik kelapa sawit (PKS) mengambil langkah antisipatif dengan menekan harga pembelian TBS di lapangan.

“Sekarang harga sawit di PKS Samira Makmur Sejahtera Rp 2.450 per kilogram, sementara di PKS Mon Jambe Rp 2.470 per kilogram. Selisih Rp 20, padahal sama-sama berada di Aceh Barat Daya,” kata Muzzam, Minggu (24/05/2026).

Ia menyebut, kondisi di tingkat pengepul bahkan lebih memprihatinkan. Harga TBS petani hanya berkisar Rp 2.200 hingga Rp 2.250 per kilogram.

“Ini sudah tidak wajar. Selisihnya jauh sekali dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Muzzam menjelaskan, Dinas Perkebunan (Disbun) Aceh sebelumnya telah menetapkan harga pembelian TBS kelapa sawit periode 21 Mei hingga 9 Juni 2026.

Dalam ketetapan tersebut, harga TBS mitra plasma usia produktif 10 hingga 20 tahun menjadi yang tertinggi karena memiliki rendemen optimal mencapai 21,87 persen.

Untuk wilayah timur Aceh, harga TBS ditetapkan sebesar Rp 3.689 per kilogram, sedangkan wilayah barat Rp 3.634 per kilogram.

Namun, realisasi harga di lapangan disebut jauh dari ketetapan pemerintah, dengan selisih mencapai sekitar Rp 1.500 per kilogram.

“Ini sangat merugikan petani. Harga yang diterima petani sangat jauh dari harga penetapan Disbun Aceh,” katanya.(TH05)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...