Ratusan Penyuluh Datangi DPRK, Pertanyakan Pembatalan PPPK Paruh Waktu

Ratusan tenaga penyuluh pertanian yang bestatus honorer mendatangi kantor DPRK terkait ketidakjelasan pengangkatan PPPK paruh waktu. Senin 4 Mei 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Ratusan tenaga penyuluh pertanian mendatangi Kantor DPRK Aceh Tenggara, Senin (04/05/2026), guna menyampaikan aspirasi terkait ketidakjelasan pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Aksi dipicu pembatalan pelantikan 180 penyuluh yang sebelumnya direncanakan memperoleh status tersebut.

Keputusan itu memicu kekecewaan, terutama karena belum ada penjelasan resmi dari pemerintah daerah.

Para penyuluh meminta kejelasan sekaligus solusi konkret atas nasib mereka yang masih berstatus honorer meski telah lama mengabdi.

Salah seorang penyuluh, Kadimin, menegaskan kedatangan mereka bukan untuk menimbulkan keributan, melainkan menuntut kepastian.

“Kami datang untuk meminta kejelasan. Sudah bertahun-tahun kami mengabdi sebagai tenaga honorer di lapangan, mendampingi petani, membantu program pemerintah. Namun ketika harapan itu muncul, justru dibatalkan tanpa penjelasan yang jelas,” ujar Kadimin kepada rahasiaumum.com.

Ia menyebut sebagian besar penyuluh telah bekerja puluhan tahun di Balai Penyuluhan Pertanian tingkat kecamatan.

“Ada rekan-rekan kami yang sudah puluhan tahun mengabdi. Kami hanya ingin tahu apakah kami masih dibutuhkan atau tidak. Jangan sampai pengabdian kami dianggap tidak berarti,” katanya.

Ketidakpastian status dinilai memicu keresahan di kalangan tenaga honorer yang selama ini menjadi ujung tombak pendampingan petani.

Mereka berharap DPRK Aceh Tenggara memfasilitasi penyelesaian persoalan dengan memanggil pihak terkait serta mendorong lahirnya keputusan yang memberi kepastian bagi penyuluh berpengalaman.(AFW016)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...